Pelayanan 24 Jam Home Care Peduli RSUD Gambiran Kediri

Bekerja non stop 24 jam selama 7 hari tentu bisa dibayangkan rasanya. Sistem kerja ini dilakoni oleh Tim Home Care Peduli Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran Kota Kediri. Tidak ada hari libur di dalam kamus mereka, karena harus melayani masyarakat selama seminggu penuh, baik siang maupun malam.

“Sistem kerjanya Home Care Peduli 24 jam dan 7 hari seminggu non stop. Selain menangani pasien rutin yang harus kontrol, rawat luka, fisioterapi, ganti selang kateter dan selang makanan, Home Care Peduli juga melayani panggilan emergensi atau panggilan darurat dari masyarakat,” kata Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri dr. Fauzan Adima.

Home Care Peduli adalah program Pemerintah Kota Kediri yang memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat tidak mampu di Kota Kediri. Program tersebut lahir di RSUD Gambiran Kota Kediri sejak 2016 lalu. Sedangkan untuk mengakses layanan kesehatan gratis itu melalui nomor hotline 0812 1608 7000. Lalu bagaimana sistem kerja dan pembagian tugas para personilnya?

Fauzan menambahkan, jumlah tenaga Home Care Peduli sebanyak 25 orang. Terdiri dari, perawat, bidan, dokter, psikolog, fisioterapis, sopir dan humas. Selain itu, home care disupport oleh Sumber Daya Manusia (SDM)-SDM lain, selain dari tim Home Care Peduli itu sendiri.

“Untuk personilnya dibagi menjadi tiga shift yaitu, pagi, siang dan malam. Terutama shift malam, harus selalu ready (baca : siap) jika ada panggilan emergensi. Di dalam personilnya, ada tenaga perawat, dokter yang ready untuk menindaklanjuti panggilan masyarakat. Otomatis driver ambulannya pun juga harus support,” tambahnya.

Sedangkan sistem kerja darurat, tim Home Care Peduli akan menangani pasien secara langsung di tempatnya maupun mengevakuasi ke rumah sakit. Untuk pasien yang ditangani langsung seperti, pasien mengalami perdarahan, maka di tempat, akan dilaksanakan pertolongan pertama untuk menghentikan perdarahannya. Setelah itu, pasien akan dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Kemudian, untuk pasien stroke dengan perdarahan di otak, maka harus lebih berhati-hati saat mengevakuasinya, agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah lagi. “Kita juga menangani pasien emergensi lain akibat kecelakaan di jalan raya. Pasien patah tulang yang membutuhkan kehati-hatian dalam mengevakuasi. Tentunya dengan disupport oleh peralatan medis,” imbuhnya.

Dalam menentukan ketegori emergensi pasien, lanjutnya, tim Home Care Peduli biasanya, melakukan assasment terlebih dahulu. Tim melakukan upaya mendapatkan data atau informasi, ketika pasien menghubungi melalui layanan telepon. Pasien diketegorikan emergensi mencakup tiga hal. Pertama, ada perdarahan atau luka secara terbuka.

Kedua, tingkat kesadaran pasien. Pasien dengan keadaan pingsan atau tidak sadarkan diri dikategorikan dalam keadaan emergensi. Sedangkan syarat ketiga adalah adanya gangguan pernafasan. Gangguan tersebut bisa diakibatkan oleh tersumbatnya saluran pernafasan oleh makanan ataupun oleh benda asing.

Untuk diketahui, Tim Home Care Peduli berasal dari multi disiplin ilmu. Oleh karena itu, dalam pembagian tugasnya, disesuaikan dengan kewenangan klinis yang dimiliki. Namun karena bekerja lapangan, ada kalanya berada pada situasi yang tidak bisa untuk diprediksi. Sehingga terkadang mereka bekerja diluar tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing.

“Kami bekerja sesuai tupoksi masing-masing. Sesuai kompetensi yang dimiliki. Perawat, ya merawat luka. Kemudian memberi edukasi pasien tentang hidup sehat. Dokter sesuai tupoksinya, psikolog untuk membangun support sistem pasien. Tetapi, dalam situasi tertentu, terkadang kita bekerja diluar tupoksi. Misalnya, perawat menagani kondisi medis tentang keperawatan yang butuh dilakukan assasment lain,” bebernya.

Home Care Peduli sendiri adalah jawaban dari masalah program kesehatan yang belum menyentuh kepada seluruh lapisan masyarakat. Sedangkan ‘Peduli’ merupakan akronim dari profesional, empati, dedikatif, utuh (holistik), langsung (24 jam), dan integratif. Meskipun telah banyak program kesehatan gratis dari Pemerintah Pusat maupun Daerah misalnya KIS dan Jamkesda, namun terkadang untuk mengakses layanan tersebut, warga masih tidak mampu.

Layanan Home Care sebenarnya sudah ada di beberapa rumah sakit lain. Akan tetapi, biasanya layanan tersebut tidaklah gratis, bahkan berbayar mahal. Hal tersebut berbanding terbalik dengan Home Care Peduli RSUD Gambiran Kota Kediri. Tim akan menjemput pasien dari pintu rumah untuk dibawa ke rumah sakit secara gratis. Bahkan, layanan yang diberikan setara VVIP. (*).

Leave a Comment

Pemerintah Kota Kediri
LPSE Kota Kediri
Dinas Kesehatan kota Kediri
Aduan Warga Kota Kediri
E-Katalog LKPP
DPM-PTSP Kota Kediri
Dispendukcapil Kota Kediri

Copyright © 2020 RSUD Gambiran Kota Kediri | All Rights Reserved

logo-rsud-gambiran