Kenali 5 Tahapan Penggunaan Insulin Pen, Apoteker RSUD Gambiran Berikan Panduan
Penggunaan insulin pen menjadi salah satu metode pemberian insulin yang praktis bagi pasien diabetes melitus. Namun, penggunaannya tetap memerlukan pemahaman dan teknik yang tepat agar dosis obat dapat diberikan secara optimal serta meminimalkan risiko kesalahan penyuntikan.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat yang aman dan rasional, RSUD Gambiran Kota Kediri melalui edukasi kefarmasian mengajak masyarakat untuk memahami tata cara penggunaan insulin pen yang benar.
Dalam edukasi tersebut, apoteker memberikan penjelasan sekaligus demonstrasi mengenai tahapan penggunaan insulin pen, mulai dari persiapan alat hingga penanganan jarum setelah penyuntikan. Edukasi ini diharapkan dapat membantu pasien, khususnya pengguna insulin pemula, agar lebih percaya diri dan tidak lagi merasa bingung saat menggunakan insulin secara mandiri sesuai petunjuk tenaga kesehatan.
Tahap pertama yang perlu dilakukan adalah mencuci tangan hingga bersih sebelum menyiapkan insulin pen. Selanjutnya, lepaskan penutup alat dan pasang jarum baru yang sesuai. Sebelum menentukan dosis, pengguna perlu melakukan uji aliran atau priming dengan mengatur dosis sebanyak 2 unit, mengarahkan jarum ke atas, mengetuk perlahan badan pen, kemudian menekan tombol hingga terlihat tetesan insulin pada ujung jarum.
Setelah memastikan insulin dapat mengalir dengan baik, atur dosis sesuai resep atau instruksi dokter. Pilih area penyuntikan yang dianjurkan, seperti perut, paha, atau lengan atas. Penyuntikan dilakukan dengan teknik yang tepat sesuai jenis jarum dan kondisi pasien. Setelah tombol dosis ditekan hingga angka menunjukkan nol, tahan jarum selama kurang lebih 10 detik sebelum mencabutnya untuk membantu memastikan insulin masuk secara optimal.
Tidak kalah penting, pasien juga diingatkan untuk melakukan rotasi atau pergantian lokasi penyuntikan secara teratur. Hal ini bertujuan mengurangi risiko terbentuknya penebalan atau gumpalan jaringan lemak di bawah kulit akibat penyuntikan berulang pada titik yang sama. Setelah digunakan, jarum harus dilepas dan dibuang ke wadah khusus benda tajam yang kokoh dan tidak mudah tertusuk, sesuai ketentuan keselamatan pembuangan limbah medis.
Melalui edukasi ini, RSUD Gambiran Kota Kediri berharap masyarakat semakin memahami pentingnya ketepatan penggunaan obat, khususnya insulin, dalam mendukung keberhasilan pengelolaan diabetes melitus. Pasien juga diimbau untuk selalu mengikuti dosis dan petunjuk penggunaan dari dokter serta berkonsultasi dengan apoteker apabila mengalami kesulitan dalam penggunaan insulin pen.
Video edukasi lengkap mengenai cara menggunakan insulin pen dapat disaksikan melalui Instagram resmi RSUD Gambiran Kota Kediri pada tautan berikut:
Tonton Video Edukasi Penggunaan Insulin Pen di Instagram RSUD Gambiran
Bagi masyarakat yang masih memiliki pertanyaan seputar penggunaan obat, dapat memanfaatkan layanan Pelayanan Informasi Obat (PIO) RSUD Gambiran Kota Kediri untuk mendapatkan informasi dan konsultasi langsung dengan apoteker. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh melalui Call Center RSUD Gambiran.
Tanya Obat, Tanya Apoteker.
Informasi pelayanan RSUD Gambiran Kota Kediri silakan hubungi:
TASYA (chatbot): 0823 3811 4747
Call Center: 0811 3771 008
Tetap patuhi protokol kesehatan.
RSUD Gambiran Kota Kediri
Inovasi Tiada Henti
Layanan Semakin Pasti
Instagram: @rsudgambiran_kotakediri
Facebook: rsudgambirankotakediri
YouTube: rsudgambirankotakediri
Website: rsudgambiran.kedirikota.go.id
#obat#RSUDGambiran #InovasiTiadaHentiLayananSemakinPasti #GambiranHebat #KotaKediri


