Tidak Semua Obat Harus Disimpan di Kulkas, Kenali Cara Penyimpanan yang Tepat agar Khasiat Tetap Terjaga
Kulkas kerap dianggap sebagai tempat terbaik untuk menyimpan berbagai jenis obat agar lebih awet dan tahan lama. Padahal, tidak semua obat membutuhkan suhu dingin untuk menjaga kualitasnya. Penyimpanan yang tidak sesuai dengan petunjuk justru berpotensi memengaruhi stabilitas dan efektivitas obat.
Melalui edukasi Pelayanan Informasi Obat (PIO), RSUD Gambiran Kota Kediri mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam menyimpan obat di rumah. Dalam edukasi yang disampaikan oleh Fitra, masyarakat diingatkan bahwa setiap jenis obat memiliki karakteristik dan kebutuhan penyimpanan yang berbeda.
Obat tablet dan puyer, misalnya, pada umumnya cukup disimpan pada suhu ruang sesuai petunjuk pada kemasan. Menyimpannya di dalam kulkas tanpa anjuran khusus dapat meningkatkan risiko paparan kelembapan dan kondensasi, terutama ketika obat dikeluarkan dari suhu dingin ke suhu ruang. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kualitas obat.
Hal serupa juga perlu diperhatikan pada obat berbentuk sirup. Tidak semua obat sirup harus disimpan di dalam kulkas. Pada jenis obat tertentu, suhu dingin justru dapat menyebabkan perubahan fisik, seperti terbentuknya endapan atau penggumpalan. Kondisi ini dapat memengaruhi keseragaman obat, terutama apabila sediaan tidak lagi tercampur secara merata.
Lantas, obat apa saja yang memerlukan penyimpanan di dalam kulkas? Beberapa jenis obat tertentu memang membutuhkan suhu dingin, umumnya pada rentang 2–8°C, sesuai petunjuk produsen. Contohnya insulin yang belum digunakan, beberapa jenis obat tetes mata, suppositoria tertentu, serta antibiotik sirup yang telah diracik atau dilarutkan sesuai ketentuan masing-masing produk.
Secara umum, obat yang tidak memiliki ketentuan penyimpanan khusus sebaiknya disimpan pada suhu ruang sesuai informasi pada kemasan atau etiket obat. Pastikan obat berada dalam wadah tertutup, terhindar dari sinar matahari langsung, tidak terpapar kelembapan berlebih, serta disimpan jauh dari jangkauan anak-anak.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu membaca etiket dan petunjuk penyimpanan sebelum menggunakan maupun menyimpan obat. Apabila terdapat keraguan mengenai suhu penyimpanan yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan apoteker.
Melalui edukasi ini, RSUD Gambiran Kota Kediri berharap masyarakat semakin memahami pentingnya penyimpanan obat yang benar sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas, keamanan, dan efektivitas pengobatan.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai penggunaan maupun penyimpanan obat, dapat mengunjungi ruang Pelayanan Informasi Obat (PIO) RSUD Gambiran Kota Kediri atau menghubungi Call Center RSUD Gambiran.
Informasi dan edukasi selengkapnya dapat disimak melalui video edukasi yang tersedia di akun Instagram resmi RSUD Gambiran Kota Kediri melalui tautan berikut:
Tanya Obat, Tanya Apoteker.


