Hari Stroke Sedunia “The Power Of Saving” #Precioustime

Kediri, 28 Oktober 202229 Oktober 2022 di peringati Hari Stroke Sedunia atau World Stroke Day. Tahun ini tema global yang diusung adalah “The power of saving #Precioustime, dan tema nasional “Setiap Menit Berharga, SeGeRa Ke RS”. Tema ini menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengenali gejala stroke. Serta menyadarkan pentingnya bertindak cepat untuk segera datang ke rumah sakit.

• Dalam memperingati Hari Stroke Sedunia kali ini tim dari dokter spesialis syaraf dan dokter muda Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran Kota Kediri mengadakan penyuluhan serta edukasi kepada pasien dan keluarga pasien mengenai penyebab, gejala dan penanganan stroke. Yang perlu kita tahu Stroke merupakan penyakit kardiovaskuler yang dipicu oleh penyempitan pembuluh darah dan masalah jantung. Gangguan fungsi otak akibat aliran darah otak mengalami gangguan (berkurang), sehingga nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan otak tidak terpenuhi dengan baik.

• Salah satu penyebab stroke yang paling umum terjadi adalah bekuan darah didalam pembuluh darah atau leher. Selain itu bekuan darah atau material lain yang dibawa ke otak dari bagian tubuh yang lain mengakibatkan penurunan aliran darah karena otak. Pecahnya pembuluh darah otak dengan pendarahan kedalam jaringan otak atau ruang sekitar otak.

• Stroke tidak mengenal usia, tetapi ada beberapa orang tertentu yang berisiko terkena stroke. Faktor risiko terkena penyakit stroke yang tidak bisa dirubah adalah orang yang usianya di atas 55 tahun, jenis kelamin pria lebih berisiko daripada Wanita, dan juga Riwayat keluarga yang pernah terkena stroke. Adapun faktor risiko yang dapat dirubah, antara lain hipertensi, penyakit jantung, kolesterol tinggi, diabetes mellitus, obesitas, merokok, konsumsi alcohol, penyalahgunaan obat, dan kontrasepsi oral (khususnya dengan disertasi hipertensi, merokok dan kadar esterogen yang tinggi).

• Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengedukasi masyarakat mengenai penyakit stroke ini melalui suatu slogan yang dijadikan sebagai pengingat mengenali gejala stroke ‘SeGeRa Ke RS’, yaitu : Senyum tidak simetris, Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba, BicaRa pelo atau tiba-tiba tidak dapat berbicara, Kebas atau baal atau kesemutan separuh tubuh, Rabun pandangan satu mata kabur secara tiba-tiba, dan Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba atau gangguan fungsi keseimbangan. Akibat dari penyakit stroke mengakibatkan gangguan gerak, gangguan sensori, gangguan penggunaan serta pemahaman bahasa, gangguan berpikir serta ingatan, dan gangguan emosional. Apabila dari kita mengalami salah satu dari gejala di atas, maka segera datang ke Rumah Sakit agar mendapatkan penanganan medis.

• Stroke dapat dicegah bila kita secara dini mengenali faktor risiko stroke dan mengendalikannnya. Upaya pencegahan stroke yang pertama dimulai dengan mengendalikan hipertensi karena merupakan faktor penting yang sering timbul tanpa gejala. Hipertensi dapat diatasi dengan obat anti hipertensi, diet rendah garam, kaya sayur serta buah dan olahraga yang teratur. Kedua, gangguan irama jantung sering diderita usia lanjut diatas 60 tahun, juga pada penderita hipertensi. Pada gangguan jantung ini, penting bagi pasien untuk mendapatkan pengobatan bertujuan mencegah timbulnya bekuan darah. Ketiga, kadar kolesterol yang tinggi dapat diatur dengan obat kolesterol, diet yang baik dan benar. Terakhir, penderita diabetes mellitus diharapkan dapat menjaga kadar gulanya senormal mungkin.

• Selain melakukan perawatan pasca stroke di Rumah Sakit kita bisa melakukan perawatan di rumah sendiri yaitu dengan cara konsumsi makanan yang seimbang dan bergizi, aktivitas atau olahraga dengan teratur, menghindari stress, dan melakukan pergerakan untuk menghindari kekakuan otot.

Leave a Comment

Pemerintah Kota Kediri
LPSE Kota Kediri
Dinas Kesehatan kota Kediri
Aduan Warga Kota Kediri
E-Katalog LKPP
DPM-PTSP Kota Kediri
Dispendukcapil Kota Kediri
E-Perpus RSUD Gambiran Kota Kediri

Copyright © 2020 RSUD Gambiran Kota Kediri | All Rights Reserved

logo-rsud-gambiran