MAAG KAMBUH ? KURANGI MAKANAN INI SAAT BERPUASA !

                

 

Selama bulan ramadhan, menjalani ibadah puasa selama kurang lebih 30 hari lamanya. Bukan tidak mungkin akan terjadi segala perubahan kebiasaan, termasuk kebiasaan tidur dan pola makan serta gaya hidup. Puasa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, namun bagaimana dengan mereka yang memiliki maag?

Sakit maag ( gastritis ) adalah istilah untuk sejumlah gejala tidak nyaman pada perut bagian atas, seperti lambung perih, perut begah, kembung, dan sensasi terbakar di ulu hati. Hal ini memicu kenaikan asam lambung, salah satu penyebab utama terjadinya penyakit maag. Jika tidak lagi bisa ditahan, mau tidak mau kamu harus membatalkan puasa karena rasa mual yang sangat mengganggu.

Agar bisa berpuasa dengan nyaman, lakukanlah berbagai tips puasa bagi penderita sakit maag berikut :

1. Menghindari makanan yang berminyak, pedas dan digoreng, karena akan memicu peningkatan asam lambung

Makanan berminyak seperti gorengan mengandung lemak jenuh yang dapat memengaruhi produksi asam lambung. Makanan pedas mengandung zat capsaicin yang dapat memperlambat pencernaan di lambung. Akibatnya, makanan tertahan lebih lama di lambung, yang dapat memicu rasa nyeri di ulu hati. Berpuasa dapat meningkatkan kadar asam lambung, sehingga menyebabkan peradangan dan rasa tidak nyaman pada perut.

2. Hindari makanan berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan

Makan berlebihan saat berpuasa dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan ini bisa berupa mual, muntah, kembung, begah, dan nyeri perut.

3. Jangan makan terlalu buru-buru dan hindari makan sambil ngobrol untuk mengurangi risiko mulas atau kembung

Saat berpuasa terkadang anda terbangun saat subuh. Tapi ingat, jangan terburu-buru menghabiskan makananmu. Serta hindari makan sambil ngobrol. Kebiasaan makan terlalu cepat terutama saat mengobrol dapat memasukkan banyak udara kedalam saluran pencernaan sehingga memicu mulas atau kembung. Jadi usahakan untuk bangun pagi agar bisa makan sahur dengan tenang dan nyaman.

4. Hindari tidur setelah makan

Rasa mengantuk serta ingin kembali tidur sering dialami oleh semua orang setelah menyantap makanan sahur. Namun sebaiknya hindari langsung tidur setelah makan karena dapat memicu sakit maag. Tetapi apabila rasa mengantuk tidak dapat dihindari, kamu bisa tidur dengan posisi setengah duduk, sehingga posisi kepala dan bahu lebih tinggi daripada perut. Kamu bisa meletakkan tumpukan bantal yang fungsinya untuk menyangga kepala dan bahu agar mencegah makanan kembali ke kerongkongan.

5. Pilih makanan yang tepat seperti nasi, oatmeal, daging rendah lemak, dan buah yang tidak asam serta diolah dengan cara dikukus, direbus atau dipanggang

Ketika berbuka dan sahur, pilihlah makanan yang sesuai dikonsumsi oleh penderita maag cohntohnya nasi atau oatmeal. Kandungan karbohidrat yang terkandung dalam makanan tersebut dapat mengurangi risiko keluhan maag, karena dapat menyerap asam lambung berlebih. Jenis makanan yang bisa disarankan bagi penderita maag misalnya daging rendah lemak (dada ayam atau ikan) dan buah yang tidak asam (pir, apel, pisang). Cara dalam pengolahan makanan juga perlu diperhatikan, sebaiknya konsumsi makanan yang diolah dengan cara dikukus, direbus atau dipanggang.

Tidak ada larangan puasa bagi penderita maag ( gastritis ). Hanya saja, diperlukan aturan yang aman agar tidak terjadi maag kambuh yang mengganggu kenyamanan dan kelancaran puasa. Jika kamu membutuhkan saran dari dokter terkait sakit maag dan puasa, kamu bisa langsung datang konsultasi ke poliklinik di RSUD Gambiran Kota Kediri.

Leave a Comment

Pemerintah Kota Kediri
LPSE Kota Kediri
Dinas Kesehatan kota Kediri
Aduan Warga Kota Kediri
E-Katalog LKPP
DPM-PTSP Kota Kediri
Dispendukcapil Kota Kediri
E-Perpus RSUD Gambiran Kota Kediri

Copyright © 2020 RSUD Gambiran Kota Kediri | All Rights Reserved

logo-rsud-gambiran